1. Seledri
Satu cangkir seledri mengandung kurang dari 20 kalori. Selain kaya serat dan air, seledri juga bisa membantu mencegah kanker rahim. Caranya cukup siapkan seledri, cuci, lalu makan.


2. Selada
Selada hanya mengandung delapan kalori per cangkir. Meski sebenarnya selada mengandung air yang bisa meningkatkan berat badan, namun selada juga mengandung zat besi dan magnesium. Jadi, selada akan membantu Anda cepat kenyang tanpa membuat Anda gemuk. Pastikan saja Anda tidak memakannya dalam salad dengan dressing penuh lemak.
3. Acar dan mentimun
Mentimun hanya memiliki 15 kalori per cangkir, sedangkan acar hanya mengandung 17 kalori. Pastikan Anda juga mengonsumsi kulit mentimun yang mengandung banyak serat. Kebanyakan mentimun mengandung air dan kurang vitamin serta nutrisi. Namun mentimun juga merupakan makanan yang rendah kalori. Anda bisa mengonsumsinya tanpa khawatir gemuk.


4. Apel
Apel bisa membuat Anda merasa kenyang, sekaligus memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Apel biasanya mengandung 100 kalori hingga 120 kalori. Selain itu, apel juga mengandung vitamin C, antioksidan, dan bisa membantu menurunkan kolesterol.


5. Brokoli
Brokoli adalah sayuran kaya gizi yang hanya mengandung 25 kalori dalam setengah cangkir. sayuran hijau ini mengandung vitamin A, C, serat larut, tak mudah larut, asam folat, serta kalsium. Brokoli mampu mengontrol tekanan darah tinggi dan membantu mencegah kanker usus. Meski Anda tak mencari makanan untuk menurunkan berat badan, brokoli bisa dikonsumsi untuk semua gizi yang dikandungnya.
 
 
Hati adalah organ penting dalam tubuh salah satunya untuk mengeluarkan racun. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang bisa membantu pekerjaan hati dalam mendetoksifikasi racun.

Detoksifikasi adalah suatu proses menghilangkan racun-racun agar dikeluarkan oleh tubuh, karenanya jika hati mendapatkan nutrisi yang tepat bisa membantu meningkatkan kemampuan detoksifikasinya.

Beberapa hal bisa menjadi racun bagi tubuh seperti bahan kimia yang ditambahkan dalam makanan olahan, hormon yang disuntikkan pada hewan serta insektisida pada tanaman yang tidak dicuci dengan bersih.

Organ hati akan bekerja keras untuk mengeluarkan racun dan lemak rusak yang dikonsumsi melalui makanan sehari-hari. Jika racun tersebut tidak dikeluarkan bisa memicu berbagai masalah dan penyakit di hati.

Meski begitu makanan yang digunakan untuk membersihkan hati harus makanan yang segar dan organik, atau membersihkan makanan tersebut dengan benar sehingga racun atau zat kimia dalam makanan tersebut hilang. Salah satu kandungan dari makanan yang diperlukan untuk menghindari kerusakan pada hati adalah antioksidan.

Makanan Yang Bisa Membantu Hati Melakukan Detoksifikasi

1. Bawang putih dan bawang merah, 1-2 bonggol bawang putih sebaiknya dimasukkan dalam pola makan setiap minggunya, bisa dimasukkan dalam tumis bersama sayuran atau ditambahkan dalam jus lemon segar. Selain itu bawang merah juga pembersih racun yang sangat baik.

2. Sayuran seperti kembang kol, kubis, brokoli, selada air dan bak choy adalah sayuran yang baik untuk detoks. Cobalah untuk menyertakannya dalam salad atau tumis sayuran.

3. Gandum murni seperti oatmeal menyediakan banyak serat sehingga sangat baik untuk mendetoksi hati, selain itu biji-bijian juga bagus untuk detoks seperti kacang merah dan barley.

4. Kunyit memiliki sifat antiseptik dan sangat baik dalam membantu proses detoksifikasi hati.
5. Buah berry, masukkan buah-buahan berry seperti stroberi, blueberry, raspberry dan blueberry dalam pembuatan smootihe, milk shake atau dimakan langsung.

 

    Erlani Ningsih

    Welcome to my blog, This is Gallery Food ;)
    Safely Enjoy
    "Happiness That Simple"

    Archives

    April 2013

    Categories

    All